Langsung ke konten utama

Punggawa Progresif 2016/ 1437H

Fungsionaris KSEI FE UNNES
Masa Amanah 2016/1437 H
"Punggawa Progresif"
NO
AMANAH
NAMA
JURUSAN/ ANGK.
1
President
Triyanto
Accounting 2014
2
Vice President
Muhammad Khusnul Arrosid
Economic Development 2015
3
General Secretary 1
Dewi Linda
Accounting 2014
4
General Secretary 2
Wiji Astuti
Economic Education/Akt 2015
5
General Treasurer 1
Ni'ma Ulul Mustafidah
Accounting 2014
6
General Treasurer 2
Anggita Oktaviana
Accounting 2015
7
Manager of PR Biro
Ahmad Syaiful
Economic Development 2014
8
Secretary
Minarti
Management 2014
9
Esp. Staff
Sari Widyastuti
Economic Education/Akt 2013
10
Esp. Staff
Anshar Jillyani
Management 2014
11
Treasurer
Fitria Ernawati
Economic Development 2015
12
Staff
M. Irfan Ardiansyah
Accounting 2014
13
Staff
Sakinah
Accounting 2014
14
Staff
Neni Uciati
Accounting 2015
15
Staff
Juliatun Nur Hasanah
Accounting 2015
16
Manager of EnR Dept
Adhitya Faradila
Economic Education/Akt2014
17
Secretary
Dita Lufitasari
Economic Education/Akt2014
18
Treasurer
Endang Purwaningsih
Economic Education/AP 2015
19
Esp. Staff
Asri Purwanti
Accounting 2014
20
Esp. Staff
Umi Thoifah Amalia
Economic Education/Akt2014
21
Staff
Mohamad Imron
Economic Development 2015
22
Staff
Wahyu Hadi Winarno
Economic Education/Akt2015
23
Staff
Audi Rizka Pratama
Economic Education/Koperasi2014
24
Staff
Viulfah Andiyani
Economic Education/Akt2013
25
Staff
Ukhti Maulina
Accounting 2014
26
Staff
Muslikhaturrohmah
Accounting 2015
27
Staff
Warmih
Economic Education/Koperasi 2015
28
Staff
Anisa Fitri
Accounting 2015
29
Manager of HRD Dept
Maylani Maftuchah
Accounting 2014
30
Secretary
Putri Utami
Accounting 2014
31
Esp. Staff
M.Nur Hakim
Economic Development 2014
32
Staff
Nora Kania
Accounting 2014
33
Staff
Reza Maulana Rizaldi
Economic Development 2014
34
Treasurer
Khurotul Aeni
Accounting 2015
35
Staff
Leni Setia Ningsih
Economic Education/Akt2015
36
Staff
Rizka Vidya Dwi Giarto
Accounting 2015
37
Staff
Elisa Miftahul Jannah
Management 2015
38
Staff
Siti Ma'arifatun
Economic Education/Akt2015
39
Manager of FnB Dept
Achmad Mabruri
Economic Development 2014
40
Secretary
Rini Listia Mugiarti
Management 2014
41
Esp. Staff
Siti Umriatun
Economic Education/Akt 2013
42
Staff
Ade Mulya Pratomo
Economic Development 2014
43
Staff
Resti Devi Oktaviani
Management 2014
44
Staff
Alfinatun Nazula
Economic Development 2014
45
Staff
Destin Witari Tazaruwah
Economic Development 2015
46
Staff
Ilmi Faridhatul Muthoharoh
Economic Education/Akt2015
47
Treasurer
Dita Andriani
Accounting 2015
48
Staff
Ayu Anisah Jayanti
Economic Education/Akt 2015


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDEKATAN DALAM MENGEMBANGKAN AKUNTANSI SYARIAH

PENDEKATAN DALAM MENGEMBANGKAN AKUNTANSI SYARIAH Pendekatan Induktif Berbasis Akuntansi Kontemporer Pendekatan   ini   biasa   disingkat   dengan   pendekatan      induktif,      yang dipelopori   oleh   AAOIFI   (Accounting   and   Auditing   Organization   for   Islamic Financial Institution). Pendekatan ini menggunakan tujuan akuntansi keuangan Barat yang sesuai dengan organisasi bisnis Islam dan mengeluarkan bagian yang bertentangan dengan ketentuan syariah. Argumen yang mendukung pendekatan ini menyatakan bahwa pendekatan ini dapat diterapkan dan relevan dengan intitusi yang   memerlukannya.   Selain   itu,   pendekatan   ini   sesuai   dengan   prinsip   ibaha (boleh)   yang   menyatakan   bahwa   segala   sesuatu   yang   terkait   dalam   bidang muamalah boleh dilakukan sepanjang tidak ada larangan yang menyatakannya. Adapun argumen yang menentang pendekatan ini menyatakan bahwa ini tidak bisa diterapkan pada masyarakat   yang kehidupannya wajib berlandaskan pada wahyu

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI Sejak abad VIII, Bangsa Arab berlayar sepanjang pantai Arabi dan India, singgah di Italia dan menjual barang dagangan yang mewah yang tidak diproduksi oleh Eropa. Buku Pacioli di dasarkan pada tulisan Leonard of Piza, orang Eropa pertama yang menerjemahkan buku Algebra (pada saat itu ditulis dalam bahasa Arab), yang berisikan dasar-dasar mengenai bookkeeping. Bookkeeping sebenarnya telah dipraktekkan pertama kali oleh para pedagang dan berasal dari Mesir.   Pada   akhir   abad   XV,   Eropa   mengalami   standstill   dan   tidak   dapat ditemukan adanya kemajuan yang berarti dalam metode akuntansi.              Istilah    Zornal    (sekarang   journal)    telah    lebih    dahulu    digunakan    oleh kekhalifahan Islam dengan Istilah Jaridah untuk buku catatan keuangan. Double entry   yang   ditulis   oleh   Pacioli,   telah   lama   dipraktekkan   dalam   pemerintahan Islam. Dari runtutan penjelasan di atas, jelaslah bahwa akuntansi d

Riba dalam Perspektif non-Muslim

                 Meskipun istilah riba disebut di dalam Al-Qur’an, namun istilah tersebut tidak terdapat penjelasan secara detail dalam praktik Rasulullah SAW. Hal ini didasarkan atas dua alasan. Pertama, bahwa ayat yang berkaitan dengan riba diturunkan pada akhir kehidupan Rasulullah SAW sehingga tidak banyak contoh kasus orang-orang yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang istilah tersebut. Kedua, riba merupakan istilah yang telah mapan dan terkenal pada saat pewahyuannya dan karena itu Rasulullah tidak merasa adanya kebutuhan akan penjelasan atau elaborasi lebih lanjut. Secara literal, riba merupakan istilah dalam bahasa Arab yang berarti kelebihan, tambahan. Kata kerja yang berkaitan dengan kata ini berarti; meningkatkan, melipatgandakan, melebihkan, mengambil lebih dari yang seharusnya, atau melakukan praktik peminjaman uang dengan tingkat bunga tinggi. Menurut Lane, istilah riba bermakna:             “meningkatkan, memperbesar, menambah, tambahan terlarang, menghasil