Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

KAMNAS (Kampanye Nasional)

KAMPANYE NASIONAL (KAMNAS) 2013 “Indonesia Mandiri dengan Ekonomi Syariah” Di Indonesia, masalah kependudukan yang krusial dan belum sepenuhnya terpecahkan adalah masalah pengangguran dan kemiskinan. Berdasarkan berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 7 Mei 2012, jumlah pengangguran pada Februari 2012 mencapai 7,6 juta orang (6,32%), dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) cenderung menurun, dimana TPT Februari turun dari TPT Agustus 2011 sebesar 6,56 persen. Sedangkan, jumlah penduduk Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan per September 2012 berdasarkan berita resmi statistik, mencapai 28,59 juta jiwa (11,56%). Meskipun mengalami penurunan, angka-angka diatas masih menunjukkan jumlah pengangguran dan penduduk miskin yang besar. Dilatarbelakangi oleh masalah tersebut,  Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), sebuah organisasi kemahasiswaan yang concern terhadap pembumian ekonomi Islam, mengadakan aksi turun ke jalan secara serentak di ham

SAHAM INVESTASI SYARIAH

 SAHAM INVESTASI SYARIAH Di Indonesia, pasar modal telah berkembang sejalan dengan perkembangan perekonomian. Bahkan di tahun 2007, berdasarkan pencapaian peningkatan Indeks HargaSaham Gabungan (IHSG), telah menempatkan Bursa Efek Indonesia sebagai bursa berkinerjaterbaik kedua diantara bursa-bursa utama di dunia. 1.Investasi syariah telah diakomodasi oleh pasar modal – sebagai salah satu instrumen berinvestasi – dalam bentuk indeks saham sesuaidengan prinsip syariah. Saham syariah adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan dan tidak termasuk saham yang memiliki hak hak istimewa, bukan merupakan saham perusahaan yang melakukan kegiatan usaha yang dilararang oleh syariah. 2.Saham-saham yang memiliki karakteristik sesuai dengan syariah Islam atau yang lebih dikenal dengan syariah compliant. Dalam melakukan transaksi di pasar modal yang harus diperhatikan adalah niat bertransaksi, untuk investasi, bukan untuk judi atau spekulasi. Terdapat beberapa pendekatan untuk menye

Kartu Kredit Syariah

Kartu Kredit Syariah Oleh : Puji Astutik (KSEI SEFiS UTM) PENGERTIAN KARTU KREDIT SYARIAH             Kartu Kredit ; Bithaqah al-I’timan adalah kartu yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan pengelola kartu kredit yang memberikan hak kepada orang yang memenuhi persyaratan tertentu yang namanya tertera dalam kartu untuk menggunakannya sebagai alat pembayaran secara kredit atas perolehan barang atau jasa, atau untuk menarik uang tunai dalam batas kredit sebagaimana telah ditentukan oleh bank atau perusahaan pengelola kartu kredit.               Kartu kredit (Inggris; credit card , Arab; bithaqah i’timan ) yang dalam Islamic finance dikenalkan istilah Islamic card atau shariah card di dunia yang menuju less cash society pada hakikatnya merupakan salah satu instrumen dalam sistem pembayaran sebagai sarana mempermudah proses transaksi yang tidak tergantung kepada pembayaran kontan dengan membawa uang tunai yang berisiko.             Sementara dalam ketentuan Umum fatwa D

Asuransi Syariah

Asuransi Syariah                  Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, Indonesia mempunyai potensi konsumen muslim yang juga paling besar. Begitu juga dengan produk asuransi, calon nasabah yang muslim kadang ada yang ragu dengan cara pengelolaan dana di perusahaan asuransi apakah sesuai atau tidak dengan syariat Islam yang mereka anut. Selain masalah pengelolaan dana nasabah, cara kerja asuransi yang menanggung resiko nasabahnya seperti resiko kematian juga menjadi pertanyaan apakah hal tersebut dibolehkan dalam Islam. Melihat keadaan tersebut perusahaan asuransi saat ini sudah banyak yang juga mulai mengembangkan produk yang berbasis ajaran Islam yaitu asuransi syariah.                 Asuransi syariah memiliki persamaan dan juga perbedaan dengan asuransi konvensional. Kedua jenis asuransi itu sama-sama memiliki tujuan untuk menanggulangi resiko yang mungkin terjadi di waktu yang akan datang. Lalu apa perbedaannya? Perbedaannya terletak pada cara pengelolaa

ELECTRA (Economics Lecture for General)

ELECTRA (Economics Lecture for General) Electra adalah salah satu program kerja departemen ENR (Education and Research). Kegiatan ini sama seperti belajar bersama, namun dalam electra kita belajar mengenai "ekonomi Islam" yang akan dipandu oleh para pakarnya. Electra diadakan rutin setiap dua kali seminggu dan waktunya menyesuaikan. Berikut kegiatan electra : Launching Electra yang dibuka oleh Bapak Bambang Prishardoyo selaku PD bidang Kemahasiswaan beserta Ibu Karsinah selaku dosen pembimbing KSEI FE UNNES Sambutan Bapak Bambang Prishardoyo dalam pembukaan "Launching Electra" Suasana  pembelajaran Electra di dalam ruang kelas Pemberian kenang-kenangan kepada Bapak Catur selaku Pembicara Electra oleh Saudara M. Rizal Aminudin Acara Penutupan Electra