Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

INFO RECRUITMEN FUNGSIONARIS 2016

Siapkan dirimu untuk menjadi bagian dari KSEI FE UNNES 2016! Memjadi pejuang ekonom rabbani selanjutnya. OPEN RECRUITMENT FUNGSIONARIS KELOMPOK STUDI EKONOMI ISLAM 2016 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Tanggal penting: Pendaftaran: 27 Desember 2015-15 Januari 2016 Litsus: Tahap 1 ( 16-17 Januari 2016) Tahap 2 (23-24 Januari 2016) Di PKM Bersama pukul 09.00-14.00 WIB. Syarat: Mahasiswa aktif FE Unnes Berkomitmen kuat Mau belajar Cara pendaftaran: SMS dengan format: NAMA_NIM_PRODI_JENIS KELAMIN dikirim ke 085799668361 (ikhwan) 085728670095 (akhwat) Formulir diunduh di blog KSEI FE UNNES disini Catat tanggal pentingnya dan siapkan dirimu untuk menjadi bagian dari kami! Ekonom Rabbani Bisa!

Stuba vs. Rihlah

Assalamu'alaikum teman2 semua, bagaimana kabarnya? :) kali ini admin mau posting cerita2 tentang Stuba dan Rihlah tahun ini :) - Tahun ini, KSEI FE Unnes melakukan studi banding dengan Muamalat Institute, Jakarta pada 21 November 2015 lalu sedangkan untuk acara Rihlah diadakan di Kebun Durian, Watu Simbar, Semarang pada 13 Desember. Ini dia kendaraan yang kami pakai untuk Stuba dan Rihlah ...     hayoo menurut kamu lebih asik dan seru mana nih, naik bus ke Jakarta atau naik truk ke Watu Simbar??? :D - Sampai di Jakarta, kami langsung ke Gedung Jakarta Design Center, karena gedung Muamalat Institute sedang diperbaiki. Di sana kami diberi sosialisasi mengenai perbedaan Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional.     - Nah, untuk Rihlah, sampai di sana kami diberi teka-teki untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya. Jadi, setiap kelompok diberi kertas berisikan deskripsi sebuah tanaman, kami diminta untuk mencari apa tanaman tersebut dan "selfie" dengan

Ini Dia, Para Juara PENA KSEI 2015

Assalamu’alaikum, sahabat KSEI ! Bagaimana kabarnya? Ada kabar gembira nih, Sabtu kemarin, tanggal 12 Desember 2015 telah berlangsung presentasi top ten finalis PENA KSEI 2015 di gedung C3... Siapa aja yaa finalis dan juaranya??? Yuuk disimaak :) Finalis pertama, Endang Purwaningsih dengan judul essay  ““Masjid Agung Demak”, Akselerasi Destinasi Wisata Berbasis Syariah di Indonesia sebagai Upaya Mengoptimalkan Devisa Negara”. Finalis kedua, Suci Eza Maulina dengan judul essay “Implementasi Al-Hisbah Sebagai Lembaga Pengawas Produk Halal di Pasar”. Finalis ketiga, Anisa Fitri dengan judul essay “Upaya Pengembangan  Wisata Berbasis Syariah Melalui Wisata Pesantren”. Finalis keempat, Alfinatun Nazula dengan judul essay “ Destination Plotting Map : Strategi Pengembangan Pariwisata Syariah Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dengan Sinergi Penthahelic Coordinating ”. Finalis kelima, Wiji Astuti, dengan judul essay “Menghadapi Persaingan MEA di Sektor Pariwisa

Komite Nasional Keuangan Syariah Segera Terbentuk

Pemerintah segera mengumumkan terbentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Dengan organisasi terpadu lintas kementerian ini diharapkan mampu mendorong perkembangan sektor keuangan syariah nasional. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil mengatakan, pembicaraan mengenai KNKS akan dikoordinasikan dulu dalam rapat kabinet sebelum diumumkan pekan ini atau pekan depan. Keberadaan komite ini dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah soal pengembangan keuangan syariah. ''Aset keuangan syariah baru empat persen. Kita semua tentu berharap adanya komite ini bisa membuat keuangan syariah berkembang lebih besar,'' kata Sofyan di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/12). Soal apakah KNKS jadi dipimpin presiden, Sofyan enggan menyampaikan. ''Tunggu pengumumannya,'' kata dia. Untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah, pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memfasilitas pembent

#Latepost SPMS 2015

Assalamu'alaikum sahabat KSEI :) bagaimana kabar kalian semua? Kali ini admin akan memposting dokumentasi kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah yang telah dilaksanakan 7 November 2015 lalu :) Yuk dilihat-lihat :)

Sukuk Makin Diminati Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sukuk semakin diminati pasar dunia. Sukuk semakin berkembang tidak hanya di negara mayoritas Muslim.  Hal itu disampaikan H.E. Datuk Dr. Awang Adek Bin Hussin, Duta besar Malaysia yang berbicara tentang pertumbuhan pasar modal Syariah dalam konferensi yang diadakan di the National Press Club of Washington, pekan lalu. Konferensi yang diadakan selama dua hari bertajuk 'ASEAN Islamic Finance Conference' ini merupakan pertemuan antara Kedutaan besar Malaysia bersama lebih dari 50 pemimpin bisnis pasar modal Islam terkemuka dan pemimpin bisnis Amerika Serikat. Hussin mengungkapkan Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan rencananya untuk membuat Inggris sebagai pusat keuangan penting obligasi syariah (sukuk) di negara-negara Barat. Hal itu dinilai akan menjadikan obligasi syariah semakin berkembang.  Ia menerangkan apayang membedakan sukuk dari obligasi konvensional adalah risikonya yang rendah. Persentase pendapatan dinilai l

Independensi Auditor Syariah

Seberapa independen auditor syariah dibandingkan konvensional? Berikut resume dan review dari  The Independence of Religious and External Auditors: The Case of Islamic Banks karya  Rifaat Ahmed Abdel Karim  (Faculty of Commerce, Economics and Political Science, Kuwait University, Kuwait).  Nur Kayati ,  Mahasiswi STEI SEBI Depok, Semester VII Jurusan Akuntansi   Syariah  membuat tulisan ini untuk pembaca  MySharing .              Pada dasarnya auditor independen diperlukan untuk memberikan tingkat kepercayaan pada sebuah laporan keuangan. Sehingga mampu meningkatkan kepercayaan bagi pengguna laporan keuangan. Pada penelitian tersebut penulis bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan independensi auditor syariah dengan auditor eksternal. Karakteristik Bank Syariah Seluruh aktivitas transaksi keuangan diatur oleh syariah Islam. Tomkins dan Karim (1987) menunjukkan bahwa aturan syariah Islam mempengaruhi budaya bisnis dan menyoroti perbedaan antara praktik bisnis Islam

Roadshow Keuangan Syariah di Oxford

Masyarakat Ekonomi Syariah United Kingdom (MES-UK) bersama ACT dan Pengajian Oxfordshire and Swindon, UK mengadakan Roadshow “Mengenal Keuangan Syariah Lebih Dekat”, di kampus University of Oxford, 18 Oktober 2015. Acara ini berlangsung mulai pukul 2 hingga 3pm GMT dan dihadiri sekitar 20 orang WNI yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja yang tinggal di Oxfordshire and Swindon. Dari laman resmi  MES UK , dijelaskan, acara diisi dengan pemaparan materi dan diskusi ini berlangsung atraktif. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ibu Yani Sampurno yang saat ini bekerja di BBC Oxford: “Acara yang sangat berguna dengan cara pembahasan yang menarik. Secara pribadi banyak hal yang saya pelajari dari roadshow Ekonomi Syariah ini. Sebagai sesama umat Islam, saya merasa perlu membantu memasyarakatkan Ekonomi Syariah ini sehingga Ekonomi Syariah bisa maju dan mampu bersaing dengan Ekonomi konvensional yang ada sekarang.” Hal senada juga diungkap oleh Saudara Rahmat Mulyawan, Mahasiswa S3 di