Langsung ke konten utama

THE JOURNEY OF ISLAMIC ECONOMIC

Sejarah Ekonomi Islam
Klasik :
*Fase I - Fisolofi
- Yusuf :
Kitab Al Haraj (membuat bukti pedoman pajak)
- Tabiin :
penjualan barang secara kredit
- Imam Al Qalifah :
Kontrak Baiasalam
- Mawardi :
terkenal dengan buku ekonomi dan politiknya

*Fase II - cemerlang
(Sudah menggunakan Al Quran dan Al Hadist sebagai pedoman)
-Al Gazali :
mencetuskan teori harga "harga tidak boleh ditentukan"
- Al Makrizi :
• inflasi disebabkan 2 hal yaitu natural inflation dan human inflation
• kenaikan uang secara periodik dalam masa kelaparan
- Ibnu Tamiah :
Sirqah (kerjasama) yaitu kerjasama sesuai dg moral
- Al Kafi :
makosit syariah (menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, harta)

Fase III
- Syahwaliyuwah :
dilarang adanya riba dan tertutupnya pintu ijtihad/stoknasi
- Muhammad Abdu :
tokoh pemurnian tauhid (dikembalikan lagi pada Al Quran dan Al Hadist)
Muhammad Iqbal :
zakat dianggap posisi sosial yang strategis

* Sebelum zaman ekonomi islam (zaman Romawi) : sudah diterapkan pelarangan riba dengan dilarangnya penambahan pada pngembalian pinjaman.
Nilai2 ekonomi syariah sudah ada sebelum Al Quran dan Hadist

- ekonomi islam bukan hanya tentang riba
- ekonomi islam bukan hanya tentang peduli
- ekonomi islam bukan hanya tentang menolak monopoli

Kajian Kasela X IEC
Tgl: Selasa, 24 Sept 19
Pembicara: Ahmad Bukhori (Presiden KSEI FE UNNES 2018)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

Riba dalam Perspektif non-Muslim

                 Meskipun istilah riba disebut di dalam Al-Qur’an, namun istilah tersebut tidak terdapat penjelasan secara detail dalam praktik Rasulullah SAW. Hal ini didasarkan atas dua alasan. Pertama, bahwa ayat yang berkaitan dengan riba diturunkan pada akhir kehidupan Rasulullah SAW sehingga tidak banyak contoh kasus orang-orang yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang istilah tersebut. Kedua, riba merupakan istilah yang telah mapan dan terkenal pada saat pewahyuannya dan karena itu Rasulullah tidak merasa adanya kebutuhan akan penjelasan atau elaborasi lebih lanjut. Secara literal, riba merupakan istilah dalam bahasa Arab yang berarti kelebihan, tambahan. Kata kerja yang berkaitan dengan kata ini berarti; meningkatkan, melipatgandakan, melebihkan, mengambil lebih dari yang seharusnya, atau melakukan praktik peminjaman uang dengan tingkat bunga tinggi. Menurut Lane, istilah riba bermakna:      ...

Rancang Bangun Ekonomi Islam

Rancang Bangun Ekonomi Islam Dalam   pembahasan   ekonomi   Islam,   terlebih   dahulu   akan   dibahas mengenai rancang bangun ekonomi Islam. Rancang bangun ekonomi Islam terdiri atas landasan, tiang dan atap. Dengan mengetahui rancang bangun ini, diharapkan akan dapat memahami lebih lanjut tentang ekonomi Islam itu sendiri. Tauhid (Keesaan Tuhan) Esensi paling dasar dari fondasi ajaran Islam adalah Tauhid (keesaan tuhan). Bertauhid artinya, meniadakan semua elemen, zat yang patut disembah kecuali Allah (QS 2:107, 5:17,120, 24:33). Karena Allah adalah Maha Pencipta alam semesta (QS 6:1-3) sekaligus pemilik dan pemeliharanya. Allahlah yang memiliki segala sesuatu. Kepemilikan yang dikuasai manusia sekedar amanah dari Allah, yang diberikan sebagai batu ujian bagi manusia. Segala sesuatu yang ada tidaklah diciptakan Allah dengan sia-sia, melainkan ada tujuannya (QS 23:115). Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi dan beribadah kepada-Nya (QS ...