Langsung ke konten utama

Postingan

Tabligh Akbar dan KSEI Goes to School 2015

Assalamu’alaikum teman-teman semuaaa!!! Bagaimana kabarnya? Maafkan admin yang telat memposting kegiatan TA dan KGS 2015 :’) Kira-kira kegiatan TA dan KGS kemarin seperti apa ya? Yuk disimak :) Seperti kegiatan SRA, Tabligh Akbar (TA) dan juga KSEI Goes to School (KGS) erupakan acara tahunan yang diselenggarakan KSEI FE Unnes yang tergabung dalam kegiatan SECMENT (Sharia Economic Moment). Tabligh Akbar dilaksanakan pada 23 Oktober 2015 di Dusun Muntal, Desa Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan Pawai Obor yang diiringi dengan Marching Band pukul 19.00 WIB yang dimainkan oleh anak-anak MI dan dusun sekitar. Acara Pawai Obor dan Marching Band berakhir pada pukul 20.00 dan dilanjutkan dengan Pengajian . Tujuan pengajian tersebut yakni untuk mensyiarkan ekonomi Islam bagi warga Dusun Muntal sekaligus memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1437 H yang jatuh pada tanggal 14 Oktober 2015. Pengajian tersebut berlangsung hingga pukul 24...

Sekolah Pasar Modal Syariah 2015

 Perkembangan pasar modal syariah Indonesia terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dipublikasikan oleh OJK pada Desember 2014, kapitalisasi pasar saham syariah mencapai Rp2.917,96 triliun atau 56,34% dari total kapitalisasi pasar seluruh saham sebesar Rp5.179,39 triliun. Jika dibandingkan kapitalisasi pasar saham ISSI pada akhir tahun 2013 sebesar Rp2.557,85 triliun, maka ditahun 2014 ini mengalami peningkatan sebesar 14,08%. Hal serupa juga terjadi di Jakarta Islamic Index (JII)  yang mengalami peningkatan sebesar 15,42% jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar saham JII pada akhir tahun 2013 sebesar Rp1.672,10 triliun. Namun demikian, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan tingkat pemahaman baik oleh masyarakat. Hal ini mengingat bahwa tingkat literasi seputar pasar modal syariah yang masih rendah sehingga diperlukan kerja keras untuk meningkatkan pemahaman yang baik tentang pasar modal syariah kepada masya...

OJK: Pasar Modal Syariah Hadapi Banyak Tantangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida meyakini sistem keuangan syariah tumbuh pesat. Pertumbuhan itu cukup besar, meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam rangka meningkatkan peran pasar modal syariah. Ia mengungkapkan berdasarkan global sukuk pada kuartal pertama 2015 yang diterbitkan Bank Negara Malaysia, penerbitan sukuk meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seperti pada 2011 nilai sukuk mencapai 45 miliar dolar AS dan meningkat pada 2014 senilai 118 miliar dolar AS. Sejalan dengan perkembangan pasar modal syariah global, Nurhaida juga melihat perkembangan signifikan di Indonesia. Hal itu nampak sejak 2010 sampai akhir 2014, kapitalisasi produk syariah terus meningkat. "Saham syariah meningkat rata-rata 14,7 persen per tahun, reksadana syariah peningkatannya 21,6 persen per tahun, sukuk koperasi meningkat 4,3 persen, sukuk koperasi ini memang belum terlalu besar,...

Ini Perbedaan Perbankan Islam Indonesia dan Iran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski sama-sama mengembangkan perbankan Islam, praktik di Indonesia dan Iran dinilai berbeda. Perbankan Islam di Iran memiliki dukungan penuh pemerintah sementara perbankan Islam di Indonesia digerakkan masyarakat. Direktur Program Pascasarjana STIE Ahmad Dahlan Fathurrahman Djamil menyatakan, sudah memiliki aturan menyeluruh, penerapan perbankan Islam di Iran tinggal top down. Sementara di Indonesia, pemerintah belum punya kekuasaan menetapkan keuangan Islam dari atas ke bawah. ''Tapi dengan perkembangan saat ini, lumayan lah, walau Indonesia bukan negara Islam,'' kata Fathurrhman dalam seminar komparasi perbankan Islam di Indonesia dan Iran di STIE Ahmad Dahlan, Sabtu (10/10). Ideologi kapitalis, kata Fathurrahman, masih inheren dengan Indonesia walau sudah ditekan dengan ekonomi kerakyatan. Perbankan Islam di Indonesia dorongannya dari masyarakat. Bermula dari diskusi keuangan Islam yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI), pada...

Social Responsibility in Action (SRA) KSEI FE Unnes 2015

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, kali ini admin akan menginformasikan salah satu kegiatan KSEI FE Unnes 2015. Kira-kira apa yaaa? Yuk disimak :) Sharia Economic Moment atau yang disingkat dengan SECMENT merupakan kegiatan terbesar yang dimiliki KSEI FE Unnes. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun ini merupakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari tiga acara yaitu SRA (Sharia Responsibility in Action), KGS (KSEI Goes to School), dan TA (Tabligh Akbar). Tahun ini merupakan tahun ke-8 pelaksanaan SECMENT. Alhamdulillah, untuk kegiatan Social Responsibility in Action (SRA) telah dilaksanakan dengan lancar pada Minggu, (11/10). Apa sih SRA ituuu?? Jadiii, SRA merupakan kegiatan bakti sosial yang diadakan oleh KSEI FE Unnes. Kegiatan ini nggak cuma sekadar pemberian sumbangan/santunan aja loh, tetapi ada juga pemberian motivasi dan perlombaan. Kegiatan SRA kali ini dilaksanakan di Desa Ngijo, tepatnya di Panti Asuhan Riyadlus Sholihin Al Islamy. Macam-macam kegiatann...

SISTEM EKONOMI DAN FISKAL PADA MASA PEMERINTAHAN RASULULLAH SAW (2)

C. Keuangan dan Pajak 1. Sumber-sumber Pendapatan Negara Dari Kaum Muslimin Dari Kaum Non-Muslim Umum (Primer dan Sekunder) 1. Zakat 1. Jizyah 1. Ghanimah 2. Ushr (5-10%) 2. Kharaj 2. Fai 3. Ushr (2,5%) 3. Ushr (5%) 3. Uang tebusan 4. Zakat Fitrah 4. Pinjaman dari kaum Muslimin atau non-Muslim 5. Wakaf, yaitu harta benda yang didesikasikan oleh seorang Muslim untuk kepentingan agama Allah dan pendapatannya akan disimpan di Baitul Mal. 5. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain 6. Amwal Fadilah, yakni harta yang berasal dari harta benda kaum Muslimin yang meninggal tanpa ahli waris. 7. Nawaib, yaitu pajak khusus yang dibebankan kepada kaum Muslimin yang kaya raya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat. 8. Sedekah lain, misal sedekah hewan q...

SISTEM EKONOMI DAN FISKAL PADA MASA PEMERINTAHAN RASULULLAH SAW (1)

A. Latar Belakang Sebelum Islam datang, situasi kota Yatsrib sangat tidak menentu karena tidak mempunyai pemimpin yang berdaulat secara penuh. Hukum dan pemerintahan di kota ini tidak pernah berdiri dengan tegak dan masyarakat senantisa hidup dalam ketidakpastian. Oleh karena itu, beberapa kelompok penduduk kota Yatsrib berinisiatif menemui nabi Muhammad Saw yang terkenal dengan sifat al-amin (terpercaya) untuk memintanya agar menjadi pemimpin mereka. Mereka juga berjanji akan selalu menjaga keselamatan diri nabi dan para pengikutnya serta ikut memelihara dan mengembangkan ajaran Islam. Atas dasar pertemuan dan setelah mendapat perintah Allah Swt, Nabi Muhammad Saw berhijrah dari kota Makkah ke Kota Yatsrib. Sesuai perjanjian, di kota yang subur ini Rasulullah Saw disambut dengan hangat serta diangkat sebagai pemimpin penduduk kota Yatsrib. Sejak saat itu Yatsrib berubah nama menjadi kota Madinah. Ajaran Islam yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat (mu’amalah) banyak turun...