Langsung ke konten utama

NGOBROL PHILANTROPHY WAKAF


Notulensi KEI Roadshow
Ngobrol Philanthrophy Wakaf
Pembicara : Giyanto S.Pd (Praktisi Philantrophy Islam)

Kenapa kita mesti membicarakan philantrophy islam?
Karena kemiskinan di Indonesia masih banyak, dibutuhkan dana ratusan milyar rupiah untuk menyuplai orang-orang miskin.
Apakah regulasi hartanya sudah menyebar secara merata?
Tentu saja belum, karena masih banyak orang miskin di Indonesia.

Apakah lembaga keuangan semakin banyak ?
Jawabannya iya. Seharusnya kemiskinan bisa berkurang karena semakin banyaknya lembaga keuangan.

Philantrophy islam yaitu zakat, wakaf, infaq, dan sedekah.
·      Zakat
Harta yang wajib dizakati adalah harta yang tumbuh dan berkembang (minimum 3 -4 juta/bulan). Zakat mandatnya adalah emergency. Zakat untuk membantu orang-orang miskin. Programnya karimatif yaitu diberikan langsung tanpa diputar.

·      Wakaf
Harta yang pokoknya ditahan dan keuntungannya untuk kemslahatan umat/pembiayaan apapun.
Wakaf bisa diserahkan kepada nadzhir (pengelola wakaf). Wakaf tidak boleh diwariskan, dihibahkan dan diperjualbelikan.
Wakaf jumlah dan nilainya bisa berkurang. Contoh, penggerusan tanah wakaf yang ekat dengan sungai. Harta wakaf sangat boleh untuk diolah agar produktif. Misalnya ada pembangunan ruko di masjid, pembangunan apartemen yang dilantai 9/10 nya terdapat masjid. Wakaf mandatnya instrumen peradaban pembangunan ekonomi. Pengelolaan wakaf di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara Qatar, Mesir, Kuwait, Arab Saudi dan sebagainya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

Riba dalam Perspektif non-Muslim

                 Meskipun istilah riba disebut di dalam Al-Qur’an, namun istilah tersebut tidak terdapat penjelasan secara detail dalam praktik Rasulullah SAW. Hal ini didasarkan atas dua alasan. Pertama, bahwa ayat yang berkaitan dengan riba diturunkan pada akhir kehidupan Rasulullah SAW sehingga tidak banyak contoh kasus orang-orang yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang istilah tersebut. Kedua, riba merupakan istilah yang telah mapan dan terkenal pada saat pewahyuannya dan karena itu Rasulullah tidak merasa adanya kebutuhan akan penjelasan atau elaborasi lebih lanjut. Secara literal, riba merupakan istilah dalam bahasa Arab yang berarti kelebihan, tambahan. Kata kerja yang berkaitan dengan kata ini berarti; meningkatkan, melipatgandakan, melebihkan, mengambil lebih dari yang seharusnya, atau melakukan praktik peminjaman uang dengan tingkat bunga tinggi. Menurut Lane, istilah riba bermakna:      ...

Rancang Bangun Ekonomi Islam

Rancang Bangun Ekonomi Islam Dalam   pembahasan   ekonomi   Islam,   terlebih   dahulu   akan   dibahas mengenai rancang bangun ekonomi Islam. Rancang bangun ekonomi Islam terdiri atas landasan, tiang dan atap. Dengan mengetahui rancang bangun ini, diharapkan akan dapat memahami lebih lanjut tentang ekonomi Islam itu sendiri. Tauhid (Keesaan Tuhan) Esensi paling dasar dari fondasi ajaran Islam adalah Tauhid (keesaan tuhan). Bertauhid artinya, meniadakan semua elemen, zat yang patut disembah kecuali Allah (QS 2:107, 5:17,120, 24:33). Karena Allah adalah Maha Pencipta alam semesta (QS 6:1-3) sekaligus pemilik dan pemeliharanya. Allahlah yang memiliki segala sesuatu. Kepemilikan yang dikuasai manusia sekedar amanah dari Allah, yang diberikan sebagai batu ujian bagi manusia. Segala sesuatu yang ada tidaklah diciptakan Allah dengan sia-sia, melainkan ada tujuannya (QS 23:115). Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi dan beribadah kepada-Nya (QS ...