Langsung ke konten utama

Olimpiade Ekonomi Syariah (OES) 2016

     
Seminar Nasional Ekonomi Syariah bersama Dirut BRI Syariah (doc KSEI 2016)

Peraih Juara I, II, II Olimpiade Ekonomi Syariah (doc KSEI 2016)

Babak Penyisihan OES (doc KSEI 2016)

Finalis OES 6 besar (doc KSEI 2016)

     Kamis, 28 April 2016, Fakultas Ekonomi bersama KSEI FE Unnes sebagai co-organized usai menyelenggarakan OES (Olimpiade Ekonomi Syariah) 2016 tingkat SMA/K MA/K se-Jawa Tengah dan DIY. Bertempat di Gedung C3 114-116 FE Unnes, kompetisi itu diikuti oleh 119 tim dari sekolah-sekolah menegah atas di Jateng-DIY. Menurut laporan salah satu panitia, "bahkan terdapat siswa dari jurusan IPA yang ikut serta dalam ajang bergengsi ini".

     Kompetisi ini diselenggarakan sebagai wujud nyata partisipasi aktif FE dan KSEI terhadap pesatnya pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia, dengan tujuan memperkenalkan Ekonomi Syariah kepada siswa sejak dini. Di samping itu, kegiatan ini sekaligus untuk menyiapkan kader-kader yang kompeten di bidang Ekonomi Syariah sehingga mampu mengimbangi sektor Ekonomi Syariah yang kian tumbuh.

     Menurut Ketua Panitia, Bapak Hasan Mukhibad (sekaligus Advisor KSEI), bahwa olimpiade ini melalui tes tiga tahap, yaitu babak Penyisihan berupa tes tertulis di mana dari 199 tim diambil 30 tim dengan nilai tertinggi, dilanjutkan babak Semi Final, yaitu tes tertulis dan lisan yang disaring lagi secara ketat oleh Dewan Juri sehingga terambil 6 tim terbaik. Terakhir, babak Final berupa LCC untuk memperebutkan juara 1, 2 dan 3.

         Hasil akhir babak Final, diumumkan Juara I diraih oleh SMK N 3 Jepara, juara II SMK N 1 Kendal, serta Juara III oleh MAN 2 Banjarnegara. Masing-masing pemenang berhak membawa pulang Piala dan uang pembinaan sebesar Rp 5.000.000,- (juara I), Rp 3.000.000,- (Juara II),dan Rp 2.000.000 (juara III).

     Bersamaan dengan berlangsungnya OES, FE bersama BRI Syariah juga menyelenggarakan seminar Nasional Ekonomi Syariah dan TOT (Training of Trainer) khususnya untuk guru pendamping, dan mahasiswa aktivis di Fakultas Ekonomi. Salah satu pemateri dari SemNas tersebut adalah Dirut Utama BRI Syariah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat akan pentingnya Syariah diterapkan dalam muamalah sehari-hari.

        Harapan besar dari Panitia agar Olimpiade ini dapat terlaksana rutin di FE, sehingga mampu memberntuk SDM Ekonomi Syariah untuk kalangan SMA dan sederajad. Di samping itu dapat sekaligus mengenalkan kampus Unnes kepada para siswa khususnya dari Jateng-DIY.

sw

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI Sejak abad VIII, Bangsa Arab berlayar sepanjang pantai Arabi dan India, singgah di Italia dan menjual barang dagangan yang mewah yang tidak diproduksi oleh Eropa. Buku Pacioli di dasarkan pada tulisan Leonard of Piza, orang Eropa pertama yang menerjemahkan buku Algebra (pada saat itu ditulis dalam bahasa Arab), yang berisikan dasar-dasar mengenai bookkeeping. Bookkeeping sebenarnya telah dipraktekkan pertama kali oleh para pedagang dan berasal dari Mesir.   Pada   akhir   abad   XV,   Eropa   mengalami   standstill   dan   tidak   dapat ditemukan adanya kemajuan yang berarti dalam metode akuntansi.              Istilah    Zornal    (sekarang   journal)    telah    lebih    dahulu    digunakan    oleh kekhalifahan Islam dengan Istilah Jaridah untuk buku catatan...

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM Kewajiban zakat berdampak pada pendirian Baitulmal oleh Rasulullah, yang berfungsi sebagai lembaga penyimpan zakat beserta pendapatan lain yang diterima negara. Pada masa pemerintahan Rasulullah memilik 42 pejabat yang digaji dan terspesialisasi dalam peran dan tugas tersendiri. Praktik akuntansi pada zaman Rasulullah baru berada pada tahap penyiapan personal yang menangani fungsi-fungsi lembaga keuangan negara. Pada masa tersebut, harta kekayaan yang diperoleh negara langsung didistribusikan setelah harta tersebut diperoleh. Dengan demikian, tidak terlalu diperlukan pelaporan atas penerimaan dan pengeluarannya. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, penerimaan negara meningkat secara signifikan. Dengan demikian, kekayaan negara yang disimpan juga semakin besar. Para sahabat merekomendasikan perlunya pencatatan untuk pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran negara. Kemudian, Khalifah Umar bin Khattab mendirikan unit khusus bernama Diwan ya...