Langsung ke konten utama

Pengumuman Fungsionaris baru Ksei Fe Unnes

"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya" (Al-A'raf;57)
Assalamu'alaikum wr. wb. Terimakasih  kami ucapkan kepada teman-teman yang telah mendaftar menjadi fungsionaris Ksei Fe Unnes 2017. Barakallah kepada kalian yang telah terpilih menjadi fungsionaris baru Ksei Fe Unnes 2017. Daftar nama-nama fungsionaris baru dapat dilihat di bawah ini. Bagi kalian yang belum berkesempatan menjadi pengurus jangan pernah letih untuk belajar mengenai ekonomi islam. Mari kita bersama-sama membumikan ekonomi silam. kalian juga bisa sharing atau berdiskusi bersama dalam kajian ekonomi islam atau kuliah umum yang nantinya kami selenggarakan. Kalian juga dapat meminjam buku-buku mengenai ekonomi islam yang ada di PKM Ksei Fe Unnes. Selamat Hari Jumat, jangan lupa Al Kahfi nya :). Jangan menyerah kawan untuk menyebarkan suatu kebaikan. Jika dakwah itu mudah, maka Nabi Muhammad tidak akan mendapatkan hinaan, cacian dan makian. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat-Nya. Syukron Jazakillah atas partisipasi dan semangatnya. Wassalamu'alaikum wr.wb.

Daftar Nama Fungsionaris diterima:

DAFTAR FUNGSIONARIS
KELOMPOK STUDI EKONOMI ISLAM (KSEI) 2017

No
Nama

1
Ahmad Bukhori

2
Ahmad Marriseptiono

3
Aidatul Fitriyana

4
Alfinatun Nazula

5
Anggita Oktaviana

6
Anisa Fitri

7
Arina Miftahul Janah

8
Asri Purwanti

9
Ayu Anisah Jayanti

10
Destin Witari T.

11
Diah Safitri

12
Dita Andriani

13
Endang Purwaningsih

14
Fitri Anggraeni Nofita Sari

15
Fitria Ernawati

16
Fitriani

17
Hector Yoga Setiawan

18
Ika Agustina

19
Indra Dwijayana

20
Ira Eka Safitri

21
Ismi Ayati

22
Juliatun Nur Hasanah

23
Leni Setia Ningsih

24
Liya Amilatun

25
M. Khusnul Arrosid

26
Mashuroh

27
Meliandayani

28
Mohamad Imron

29
Muslikhaturrohmah

30
Neni uciati

31
Novera Wamassati

32
Oktaviani Dewi Pamugati

33
Reni Oktaliana

34
Riza Umami

35
Rizka Vidya Dwi Giarto

36
Rozalina Umami

37
Rufaida

38
Sholeha Tri Asih

39
Siti Ma'rifatun

40
Sri Rahayu

41
Ukhti Maulina

42
Ulil Abshor

43
Vioneta Amelia K.S

44
Wahyu Hadi Winarno

45
Warmih

46
Wiji Astuti

47
Yesi Setiyo W

48
Yosi Windari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

PENDEKATAN DALAM MENGEMBANGKAN AKUNTANSI SYARIAH

PENDEKATAN DALAM MENGEMBANGKAN AKUNTANSI SYARIAH Pendekatan Induktif Berbasis Akuntansi Kontemporer Pendekatan   ini   biasa   disingkat   dengan   pendekatan      induktif,      yang dipelopori   oleh   AAOIFI   (Accounting   and   Auditing   Organization   for   Islamic Financial Institution). Pendekatan ini menggunakan tujuan akuntansi keuangan Barat yang sesuai dengan organisasi bisnis Islam dan mengeluarkan bagian yang bertentangan dengan ketentuan syariah. Argumen yang mendukung pendekatan ini menyatakan bahwa pendekatan ini dapat diterapkan dan relevan dengan intitusi yang   memerlukannya.   Selain   itu,   pendekatan   ini   sesuai   dengan   prinsip   ibaha (boleh)   yang   menyatakan   bahwa   segala   sesuatu   yang   terkait   dalam   bidang muamalah boleh dilakukan sepanjang...

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM Kewajiban zakat berdampak pada pendirian Baitulmal oleh Rasulullah, yang berfungsi sebagai lembaga penyimpan zakat beserta pendapatan lain yang diterima negara. Pada masa pemerintahan Rasulullah memilik 42 pejabat yang digaji dan terspesialisasi dalam peran dan tugas tersendiri. Praktik akuntansi pada zaman Rasulullah baru berada pada tahap penyiapan personal yang menangani fungsi-fungsi lembaga keuangan negara. Pada masa tersebut, harta kekayaan yang diperoleh negara langsung didistribusikan setelah harta tersebut diperoleh. Dengan demikian, tidak terlalu diperlukan pelaporan atas penerimaan dan pengeluarannya. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, penerimaan negara meningkat secara signifikan. Dengan demikian, kekayaan negara yang disimpan juga semakin besar. Para sahabat merekomendasikan perlunya pencatatan untuk pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran negara. Kemudian, Khalifah Umar bin Khattab mendirikan unit khusus bernama Diwan ya...