Langsung ke konten utama

Sharia Economic Fun Olympiad

Sharia Economic Fun Olympiad adalah salah satu program kerja Departemen Education dan Research yang menjadi salah satu rangkaian acara untuk memeriahkan DET (Dies Natalis Ekonomi ke-8) dan telah dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2014. Sharia Econimic Fun Olympiad (SEFO) dilaksanakan di tiga tempat. Pembukaan di PKM Joglo, Babak Penyisihan di pelataran Gedung C6, dan babak final di gedung C3 ruang 120.

Pada pukul 08.00 WIB acara dimulai. Beberapa tamu undangan turut serta datang dalam acara tersebut, seperti Bu Karsinah selaku Pembina KSEI FE Unnes, Gubernur BEM FE Unnes (Aan Ikhsananto) dan Ketua Dinamika Ekonomi Terpadu ke-8 (M. Ghesnu Ardhana). 

Acara dibuka oleh Bu Karsinah, dilanjut dengan sambutan-sambutan dan laporan ketua panitia. Kegiatan yang diketuai oleh Achmad Fauzi ini diikuti oleh 15 tim yang masing-masing tim beranggotakan 3 orang mahasiswa FE semester II, IV, VI dari perwakilan rombel.

Usai acara pembukaan, panitia mengarahkan teknis acara selanjutnya yaitu babak penyisihan. Babak penyisihan terdiri dari 4 Games diantaranya TTS, Puzzle, Susun huruf, dan Pancing soal. SEFO yang merupakan kegiatan ke-10 dari serangkaian DET-8 memang berbeda dengan olimpiade pada umumnya. Para peserta tidak diwajibkan mengisi puluhan soal diatas lembar jawab yang disediakan panitia. Tugas para peserta SEFO hanya menyelesaikan 4 games dalam babak penyisihan dimana disetiap games tersebut berisi pertanyaan yang harus dijawab, dari situlah para peserta mendapatkan nilai untuk kemudian akan diakumulasikan dan sebagai penentu siapa saja 5 tim yang berhak maju ke babak final. Babak penyisihan diikutkan peserta dengan antusias dalam menyelesaikan games. Sesekali terdengar sorak sorai pendukung. Suara para pemain menambah seru suasana di area permainan.

Berakhirnya babak soal rebutan menyisakan keputusan juara, Juara I diraih tim merah (Akuntansi A 2012) dengan perolehan nilai total 525, Juara II tim kuning (Akuntansi B 2011) meraih total poin 470, dan tim hijau sebagai Juara III berhasil mengumpulkan 360 poin. Sementara Juara Harapan I dan II berturut-turut tim biru (P. Akuntansi A&B) 210 poin dan tim orange dengan 50 poin. Setelah pengumuman juara dan penyerahan piala, acara ditutup dengan Doa dan foto bersama.

Semoga dengan terselenggaranya Sharia Economic Fun Olympiad (SEFO) ini akan mampu menambah semangat kita para ekonom rabbani untuk terus menambah kapasitas kita dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam. Aamiin...

Ekonom Rabbani... BISA!!! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI Sejak abad VIII, Bangsa Arab berlayar sepanjang pantai Arabi dan India, singgah di Italia dan menjual barang dagangan yang mewah yang tidak diproduksi oleh Eropa. Buku Pacioli di dasarkan pada tulisan Leonard of Piza, orang Eropa pertama yang menerjemahkan buku Algebra (pada saat itu ditulis dalam bahasa Arab), yang berisikan dasar-dasar mengenai bookkeeping. Bookkeeping sebenarnya telah dipraktekkan pertama kali oleh para pedagang dan berasal dari Mesir.   Pada   akhir   abad   XV,   Eropa   mengalami   standstill   dan   tidak   dapat ditemukan adanya kemajuan yang berarti dalam metode akuntansi.              Istilah    Zornal    (sekarang   journal)    telah    lebih    dahulu    digunakan    oleh kekhalifahan Islam dengan Istilah Jaridah untuk buku catatan...

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM Kewajiban zakat berdampak pada pendirian Baitulmal oleh Rasulullah, yang berfungsi sebagai lembaga penyimpan zakat beserta pendapatan lain yang diterima negara. Pada masa pemerintahan Rasulullah memilik 42 pejabat yang digaji dan terspesialisasi dalam peran dan tugas tersendiri. Praktik akuntansi pada zaman Rasulullah baru berada pada tahap penyiapan personal yang menangani fungsi-fungsi lembaga keuangan negara. Pada masa tersebut, harta kekayaan yang diperoleh negara langsung didistribusikan setelah harta tersebut diperoleh. Dengan demikian, tidak terlalu diperlukan pelaporan atas penerimaan dan pengeluarannya. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, penerimaan negara meningkat secara signifikan. Dengan demikian, kekayaan negara yang disimpan juga semakin besar. Para sahabat merekomendasikan perlunya pencatatan untuk pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran negara. Kemudian, Khalifah Umar bin Khattab mendirikan unit khusus bernama Diwan ya...