Langsung ke konten utama

TEMILNAS 2014

TEMILNAS? Apa sih TEMILNAS itu?

Temilnas atau Temu Ilmiah Nasional adalah ajang kompetisi dan pertemuan bergengsi antar KSEI yang mengkaji tentang ekonomi syari'ah secara lingkup nasional. Nah, Temilnas tahun ini diadakan di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur pada tanggal 27 Maret-30 Maret 2014 dengan tema "Implementasi Ekonomi Islam Dalam Sektor Agraria Untuk Kemandirian Ekonomi Indonesia"


Kenapa ya TEMILNAS kali ini mengangkat tema seperti itu?

Seperti yang kita tahu bahwa negara Indonesia adalah negara agraris yang mempunyai banyak keanekaragaman hayati dan tanah yang subur, tanah yang subur memungkinkan Indonesia menjadi tempat yang tepat untuk lahan pertanian. Indonesia memiliki potensi ketersediaan lahan yang cukup besar dan belum dimanfaatkan secara optimal selain itu analisis dalam sistem agraria Islam saat ini belum banyak dibahas dalam kajian dan forum ilmiah, sehingga masih perlu adanya kerja keras untuk memunculkan dan mengembangkan ide-ide yang berhubungan dengan ketahanan pangan angraria Islam. (http://fossei.org/2014/03/kehijauan-temilnas-xii-malang/#sthash.cbaPZtsa.dpuf)

Naaaah, punggawa-punggawa dari KSEI FE UNNES yang mengikuti kegiatan TEMILNAS 2014 ini yaitu Slamet, Rizal, Cahyaning Budi Utami, Eka Setiawati, Yusi Oktaviani dan Sofrotul Nikhmah.

Beberapa kegiatan dari TEMILNAS 2014 itu sendiri yaitu :

Seminar Internasional dengan pembicara :

  1. Prof. Dr. Muhammad Firdaus M.Si (wakil dekan fakultas ekonomi UM)
  2. Ir. H. Suswono, M.MA (Menteri Pertanian Indonesia)
  3. H. Hendri Tanjung, Ph.D (Dosen Universitas Ibn Khaldun, Bogor)
Olimpiade Ekis, Business Plan, Tabligh Akbar, Talkshow Srikandi, Simposium, Sarasehan FoSSEI, dan Field Trip. 

Alhamdulillah, walaupun punggawa-punggawa dari KSEI FE UNNES belum lolos dalam tahap semifinal kami tetap semangat. Kami pun senang dapat mengikuti TEMILNAS 2014 ini, dan bertemu dengan teman-teman dari berbagai wilayah di Indonesia ;)

Semoga dengan mengikuti TEMILNAS kali ini kami menjadi lebih semangat untuk belajar, dan terus belajar tentang ekonomi islam. Lillahita'ala.... Aamiin....




EKONOMI RABBANI, BISA!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI Sejak abad VIII, Bangsa Arab berlayar sepanjang pantai Arabi dan India, singgah di Italia dan menjual barang dagangan yang mewah yang tidak diproduksi oleh Eropa. Buku Pacioli di dasarkan pada tulisan Leonard of Piza, orang Eropa pertama yang menerjemahkan buku Algebra (pada saat itu ditulis dalam bahasa Arab), yang berisikan dasar-dasar mengenai bookkeeping. Bookkeeping sebenarnya telah dipraktekkan pertama kali oleh para pedagang dan berasal dari Mesir.   Pada   akhir   abad   XV,   Eropa   mengalami   standstill   dan   tidak   dapat ditemukan adanya kemajuan yang berarti dalam metode akuntansi.              Istilah    Zornal    (sekarang   journal)    telah    lebih    dahulu    digunakan    oleh kekhalifahan Islam dengan Istilah Jaridah untuk buku catatan...

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM Kewajiban zakat berdampak pada pendirian Baitulmal oleh Rasulullah, yang berfungsi sebagai lembaga penyimpan zakat beserta pendapatan lain yang diterima negara. Pada masa pemerintahan Rasulullah memilik 42 pejabat yang digaji dan terspesialisasi dalam peran dan tugas tersendiri. Praktik akuntansi pada zaman Rasulullah baru berada pada tahap penyiapan personal yang menangani fungsi-fungsi lembaga keuangan negara. Pada masa tersebut, harta kekayaan yang diperoleh negara langsung didistribusikan setelah harta tersebut diperoleh. Dengan demikian, tidak terlalu diperlukan pelaporan atas penerimaan dan pengeluarannya. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, penerimaan negara meningkat secara signifikan. Dengan demikian, kekayaan negara yang disimpan juga semakin besar. Para sahabat merekomendasikan perlunya pencatatan untuk pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran negara. Kemudian, Khalifah Umar bin Khattab mendirikan unit khusus bernama Diwan ya...