Langsung ke konten utama

Sharia Economist Camp Training


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan banyak kenikmatan, kesehatan serta kesempatan kepada kami sehingga pada tanggal 14-16 Maret 2014 di Gedung C3 FE UNNES, kami dapat melaksanakan kegiatan SECT (Sharia Economist Camp Training) dengan tema Pendidikan Ekonomi Berbasis Syariah  di Kampus, Keluarga dan Masyarakat yang bekerja sama dengan FoSSEI Komisariat Semarang. SECT ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan DEI (Diklat Ekonomi Islam) dan diikuti oleh beberapa anggota FoSSEI Komisariat Semarang diantaranya UNDIP, IAIN Walisongo, UNISSULA, UNISBANK, POLINES, STAINMAFA Pati. Kegiatan SECT tahun ini kebetulan UNNES menjadi tuan rumah penyelenggara kegiatan.



Tujuan SECT itu sendiri :

  1. Sarana mengkaji dan membumikan ilmu ekonomi islam
  2. Memaksimalkan peran pendidikan ekonomi dalam mengembangkan ekonomi islam
  3. Mempererat ukhuwah sesama anggota FoSSEI Komisariat Semarang
  4. Memperkuat kerjasama mahasiswa antar Universitas Se-Jawa Tengah dalam mengembangkan ekonomi islam


Adapun bentuk kegiatan SECT yaitu :

SEMINAR

Pemaparan pandangan dari para ahli dalam kaitan penanaman pendidikan ekonomi berbasis syari'ah ke depannya yang akan mengkaji tema "Pendidikan Ekonomi Berbasis Syariah Di Kampus, Keluarga, dan Masyarakat", dan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dua arah. Adapun pembicara yang hadir adalah Bapak Ahmad Nurkhin S.Pd M.Si (Dosen FE UNNES), Bapak Mardiyono dari ASBISINDO, dan Bapak Slamet seorang Praktisi.


LEADERSHIP TRAINING

Merupakan suatu forum untuk melatih kepemimpinan peserta agar menyadari perannya sebagai kader dalam membumikan Islam di bidang ekonomi.

ACHIEVMENT MOTIVATION TRAINING

Kegiatan ini merupakan training motivasi untuk meng-upgrade semangat Ekonom Rabbani agar selalu berkomitmen dan berkontribusi di bidang Ekonomi Islam. Forum ini diisi oleh Bayu Bagas Hapsoro S.E M.M

KE-FOSSEIan

Diskusi dua arah dengan para alumni FoSSEI mengenai arah gerak keorganisasian FoSSEI sebagai peserta dapat memaksimalkan keikutsertaannya didalam FoSSEI dalam dakwah Ekonomi Islam.


FGD (Focus Group Discussion)

Kegiatan ini berupa diskusi kelompok yang wajib diikuti oleh semua peserta. Diskusi ini membahas menganai masalah-masalah ekonomi syariah di kehidupan nyata.


SARASEHAN FoSSEI KOMISARIAT SEMARANG

Merupakan wadah bagi semua peserta agar dapat bersilaturrahim dengan anggota KSEI se-kota Semarang guna mempererat ukhuwah sesama pejuang Ekonomi Islam dan menciptakan networking antar KSEI.


Berikut ini dokumentasi kegiatan SECT :










Semoga dengan terlaksananya SECT membawa keberkahan untuk semua. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah IDB itu?

Assalamu’alaikum sahabat KSEI, bagaimana kabar sahabat semua? Malam ini kita akan belajar bareng tentang IDB. Apakah IDB itu? Let’s check this one out :) IDB adalah singkatan dari Islamic Development Bank , yaitu lembaga keuangan internasional yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975 (15 Syawal 1395 H) oleh negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI). Kantor pusatnya terletak di Jeddah, Arab Saudi. Sedangkan untuk kantor regionalnya telah dibuka di Rabat, Maroko (1994); Kuala Lumpur, Malaysia (1994); Almaty, Kazakhstan (1997); dan Dakar, Senegal (2008). IDB juga memiliki perwakilan di 12 negara yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea Conakry, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Arab, namun bahasa Inggris dan Perancis juga digunakan dalam keseharian kerja. IDB menggunakan tahun Hijriah dalam Financial Year nya. Apakah fungsi dan tujuan IDB? Fungsi I...

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI

HUBUNGAN PERADABAN ISLAM DENGAN BUKU PACIOLI Sejak abad VIII, Bangsa Arab berlayar sepanjang pantai Arabi dan India, singgah di Italia dan menjual barang dagangan yang mewah yang tidak diproduksi oleh Eropa. Buku Pacioli di dasarkan pada tulisan Leonard of Piza, orang Eropa pertama yang menerjemahkan buku Algebra (pada saat itu ditulis dalam bahasa Arab), yang berisikan dasar-dasar mengenai bookkeeping. Bookkeeping sebenarnya telah dipraktekkan pertama kali oleh para pedagang dan berasal dari Mesir.   Pada   akhir   abad   XV,   Eropa   mengalami   standstill   dan   tidak   dapat ditemukan adanya kemajuan yang berarti dalam metode akuntansi.              Istilah    Zornal    (sekarang   journal)    telah    lebih    dahulu    digunakan    oleh kekhalifahan Islam dengan Istilah Jaridah untuk buku catatan...

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM

PRAKTIK AKUNTANSI PEMERINTAHAN ISLAM Kewajiban zakat berdampak pada pendirian Baitulmal oleh Rasulullah, yang berfungsi sebagai lembaga penyimpan zakat beserta pendapatan lain yang diterima negara. Pada masa pemerintahan Rasulullah memilik 42 pejabat yang digaji dan terspesialisasi dalam peran dan tugas tersendiri. Praktik akuntansi pada zaman Rasulullah baru berada pada tahap penyiapan personal yang menangani fungsi-fungsi lembaga keuangan negara. Pada masa tersebut, harta kekayaan yang diperoleh negara langsung didistribusikan setelah harta tersebut diperoleh. Dengan demikian, tidak terlalu diperlukan pelaporan atas penerimaan dan pengeluarannya. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, penerimaan negara meningkat secara signifikan. Dengan demikian, kekayaan negara yang disimpan juga semakin besar. Para sahabat merekomendasikan perlunya pencatatan untuk pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran negara. Kemudian, Khalifah Umar bin Khattab mendirikan unit khusus bernama Diwan ya...